Agen Judi Penjualan Villa Melengkapi Daftar Transfer Terburuk Barca

Penjualan Villa Melengkapi Daftar Transfer Terburuk BarcaAgen Judi – Pantas jika Barcelona pernah dikabarkan sebagai salah satu klub dengan hutang yang tinggi. Barcelona adalah salah satu klub elit Eropa yang secara gila-gilaan membeli pemain dengan harga yang tinggi. Akan tetapi, tidak jarang klub Catalan tersebut justru melepas pemain-pemainnya dengan harga yang rendah. Hal ini tentu saja membuat neraca pemasukan dan pendapaan klub timpang. Pada jendela transfer musim panas ini, Villa menjadi contoh bahwa manajemen Barcelona terlalu terburu-buru melepas sang pemain. Villa didatangkan ke Camp Nou dari markas Velencia dengan mahar yang sangat tinggi, yaitu 40 juta euro. Villa akhirnya dilepas oleh Barcelona ke Atletico Madrid dengan nilai transfer 5,1 juta euro saja.

Terlepas dari faktor internal antara Villa dan klub, penjualan Villa ke Atletico Madrid tersebut merupakan penjualan yang sangat disayangkan. Banyak kalangan menganggap manajemen El Barca terkesan gegabah dan terburu-buru untuk melepas Villa ke Atletico Madrid. Pasalnya, ada dua klub di Liga Primer Inggris yang kemungkinan besar mau membayar lebih dari mahar yang diberikan oleh Atletico Madrid. Dua klub tersebut adalah Tottenham Hotspur dan Arsenal. Hai ini terkait dengan kondisi ekonomi di Inggris yang secara rata-rata lebih baik daripada di Spanyol. Namun, Villa sudah dipastikan bersama Atletico Madrid sehingga sudah tidak ada gunanya bagi El Barca untuk menyesalinya – Agen Judi.

Selain Villa, ada satu nama pemain Barcelona yang turut serta dalam hal meningkatnya jumlah hutang klub. Ia adalah Ibrahimovic. Bahkan penjualan pemain berjuluk Ibracadabra ini dianggap sebagai penjualan terburuk pertama El Barca. Pada saat Barcelona membeli pemain asal Swedia ini didaratkan ke Camp Nou dari markas Inter Milan pada tahun 2009, manajemen Barca harus memberikan mahar sebesar 66 juta euro. Angka ini didapatkan dari total harga Ibra dan harga Samuel Eto’o yang dimasukkan sebagai bagian dari paket transfer. Pada waktu itu, Ibra dihargai dengan 46 juta euro sementara 20 juta euro sisanya adalah harga Eto’o. Cek-cok dengan Pep Guardiola serta gaya permainan El Barca yang tidak cocok dengan karakter Ibra membuat klub akhirnya melego sang pemain ke AC Milan. Mahar yang didapatkan pada waktu hanya 24 juta euro. Praktis, manajemen Barcelona harus menelan kerugian sebesar 42 juta euro. Apalagi, selama berseragam Barcelona, Ibra hanya berkontribusi sedikit untuk tim. Dalam 45 laga yang ia jalani, ia hanya menyumbangkan 21 gol - Agen Judi.

Sebuah klub pastinya menganggap pemain sebagai investasi. Para pemain tak ubahnya sebagai mesin di mana mereka akan memberikan untung kepada klub selama mereka memperkuat tim. Selain itu, ketika mereka tidak diingin lagi, seharusnya mereka juga memberikan untung kepada klub. Hal ini ternyata tidak diberikan oleh Villa dan Ibrahimovic kepada El Barca.

Ditulis oleh Agen Judi Terbaik Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://judiagenterbaik.com/agen-judi-penjualan-villa-melengkapi-daftar-transfer-terburuk-barca/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.