Angel Di Maria Tepis Rumor Gabung Dengan AS Monaco

Angel Di Maria Tepis Rumor Gabung Dengan AS Monaco

Angel Di Maria Tepis Rumor Gabung Dengan AS Monaco – Setelah sekian lama bungkam Angel Di Maria akhirnya buka suara. Pemain sayap internasional Argentina itu berniat untuk terus berkarya untuk Real Madrid dan sekaligus menepis anggapan mengenai klub Ligue 1 AS Monaco.

Apa yang disebutkan pihak media tidak benar adanya. Angel Di Maria mengatakan kalau awal tahun nanti tidak akan ada perubahan apa-apa dan ia pun tetap berlatih dengan rekan-rekannya yang lain di Madrid, sehingga sejumlah pertanyaan yang meragukan komitmennya pun ditepis olehnya.

Menurut media di Spanyol baru-baru ini mengklaim alasan mantan pemain sayap Benfica itu ingin hengkang dari Santiago Bernabeu, karena dirinya kalah bersaing dengan Gareth Bale di tim utama dan karena itu ia ingin menghabiskan karirnya di Ligue 1, yang memberikan jaminan lebih banyak baginya untuk tampil.

Beberapa pengamat sangat yakin kalau presiden klub Los Blancos Florentino Perez siap menerima tawaran dari Monaco sebesar 35 juta euro, sementara yang lainnya melanjutkan spekulasi yang terus berkembang merupakan upaya dari sang agen, Jorge Mendes, yang ingin memperoleh pendapatan sang pemain mengalami peningkatan.

Salah satu pembuktian terbaik ditunjukan oleh Di Maria yang mencetak gol individu sangat luar biasa kala menaklukkan Valencia 3-2 dan tambahan satu assist, membuat Angel Di Maria angkat bicara dan menegaskan kalau dirinya tidak memiliki niatan untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu dan kecewa terhadap pemberitaan yang berkembang baru-baru ini.

“Saya tidak ingin pergi,” tegas Di Maria. “Saya hanya ingin bersaing ketat untuk mendapatkan posisi saya di tim ini. Bukan saya, atau pun orang lain di kamp pelatihan, yang juga menginginkan kontrak baru.

“Berita yang timbul saat ini tidak benar adanya. Saya sudah melalui beberapa tahapan yang menyulitkan. Dan dalam benak pikiran saya hanya ada Real Madrid dan saya masih terus bekerja keras. Saya harus terus melangkah dan membuktikan bahwa saya layak untuk bermain di tim utama.”

Di Maria juga mengklaim bahwa aksi selebrasi gol yang belakangan ini diadopsi olehnya – di mana ia menunjuk nama di punggung – bukan bermaksud memberikan sebuah pesan kepada presiden Florentino Perez.

“Selebrasi gol yang saya ciptakan juga tidak ada kaitannya dengan presiden,” tandas Di Maria. “Saya melakukan hal itu, karena ingin membuktikan bahwa saya berhak untuk mendapatkan posisi saya di dalam tim.”

Kendati demikian, ia juga membuat pernyataan ambigu di Mestalla dengan mengungkapkan bahwa perasaannya sempat campur aduk saat mengetahui bahwa pihak klub berniat untuk menjual Di Maria pada musim panas lalu, setelah kehadiran Gareth Bale dari Tottenham Hotspur.

“Pada musim panas lalu mereka berniat untuk menjual saya dalam beberapa kesempatan,” lanjut Di Maria. “Saya tahu pemain senilai 100 juta euro akan datang, dan tentu merupakan sesuatu hal yang lazim bila ia ingin bermain.”

Pada akhirnya justru yang merasa tersingkir dan disingkirkan adalah gelandang asal Jerman, Mesut Ozil, saat ia memutuskan hijrah ke Arsenal. Di Maria mengatakan bahwa ia telah membuktikan kapasitasnya kepada Carlo Ancelotti, bahwa ia berhak untuk tampil.

“Pelatih tahu saya ingin bertahan,” tandasnya. “Pelatih juga selalu memberi kesempatan kepada saya bila ada ruang di dalam tim, saya selalu turun sejak awal. Oleh karena itu mulai saat ini saya harus membuktikan kepadanya dengan tampil baik di setiap kesempatan.”