Vincent Kompany Trauma Cedera Lagi

Vincent Kompany Trauma Cedera Lagi

Vincent Kompany Trauma Cedera Lagi – Kapten Manchester City Vincent Kompany memang sudah pulih tetapi kondisinya belum 100 persen fit. Walau demikian ia mengaku masih khawatir cedera tersebut bisa pulih kapan saja dan mengancam karirnya di waktu mendatang.

Bahkan ia mendengar salah satu kabar kalau cedera yang dialami olehnya itu tidak memberikan jaminan bisa pulih 100 persen dan hal ini tentu saja merisaukan dirinya, mengingat peran sentralnya sebagai lini belakang terkadang harus tampil garang dan berani dalam adu bola-bola atas.

Poros tengah pertahanan City, yang sebelumnya tidak dapat memperkuat rekan-rekannya dalam 10 laga terakhir, kembali berlaga setelah mengalami cedera otot dan mampu tampil penuh selama 90 menit saat menghempaskan perlawanan tuan rumah West Bromwich Albion di laga tandang.

Namun demikian di samping ia bertekad untuk melakukan hal apa saja guna mencegah agar tidak kembali mengalami cedera serupa di bangku penonton, ia tahu segala kemungkinan pasti menghinggapinya dalam dua tahun belakangan, seperti cedera paha, pangkal paha, betis dan hamstring.

 Ia mengatakan kepada surat kabar setempat: “Mungkin pikiran saya mampu berkata kalau saya tidak akan jatuh untuk kesekian kalinya, tetapi badan saya berkata yang lain. Saya ingin kembali bermain untuk jangka waktu yang cukup lama. Saya bisa menyalahkan diri saya sendiri atas penampilan yang buruk namun saya tidak dapat menyalahkan diri ini bila mengalami cedera.

“Oleh karena itu saya akan berupaya semaksimal mugkin untuk tetap fit. Saya hidup dan berkarir dengan kemampuan profesional dan berharap dengan melakukan hal yang benar, maka solusi itu akan  menyelesaikan segala permasalahan.”

Kompany yakin kalau dirinya mencoba untuk kembali dalam waktu yang singkat setelah mengalami cedera sebelumnya dan Pellegrini mengatakan bahwa pihak tim medis sempat menunda masa kembalinya ke lapangan hijau kali ini, demi meyakinkan kalau ia tidak akan mengalami gangguan serupa dalam waktu dekat.

 Ia menambahkan: “Mereka memaksa saya untuk menunda lebih lama. Tentu hal seperti ini sangat sulit untuk berbicara mengenai hal ini, karena anda merasa telah menjalani segala sesuatu dengan benar.

“Saya jauh lebih baik saat ini dan setiap pertandingan yang saya mainkan, namun ada beberapa yang bisa menjanjikan anda. Anda berjanji untuk melakukan segala sesuatu dengan benar di atas lapangan, namun tubuh anda tidak dapat menyajikan harapan itu. Namun perasaaan saya saat ini sangat baik.”

“Mungkin saya sedikit menyesal dalam beberapa kesempatan terakhir, yang terlalu memaksa agar cepat bermain kembali namun saya ingin menunjukkan tingkat keseriusan saya di atas lapangan. Memang sangat sulit untuk merubah watak dan kebiasaan saya, sehingga bisa menjadi pemain sampai saat ini.

“Saya akan selalu mencoba untuk memberikan apa saja yang saya bisa, baik itu di sesi latihan maupun saat bertanding. Namun pihak tim medis atau pelatih memberikan saran yang jauh lebih bijak kepada saya.”