Yoann Gourcuff Lebih Pilih Bertahan Di Olympique Lyon

Yoann Gourcuff Lebih Pilih Bertahan Di Olympique LyonYoann Gourcuff Lebih Pilih Bertahan Di Lyon – Presiden Olympique Lyon Jean-Michel Aulas menutup pintu kepada Yoann Gourcuff. Beberapa klub konon telah mengajukan tawaran kepada pihak klub Lyon, namun Aulas bertekad untuk tetap mempertahankan salah satu pemain tengah andalannya di bursa transfer awal tahun ini.

Bagi Aula hal ini seperti menelan ludah sendiri, meski beberapa waktu lalu dirinya mengungkapkan niatannya untuk memiliki pendapatan hasil penjualan Gourcuff.

Pemain berusia 27 tahun itu sempat dikaitkan ke tim raksasa Liga Premier Arsenal, namun sepertinya beban berat disandang olehnya karena beberapa waktu lalu sempat mengaitkan antara dirinya dengan salah satu legenda Prancis, Zinedine Zidane, sehingga membuat penampilannya semakin menurun.

Apalagi klub Olympique Lyon merasa sama sekali tidak dapat melihat adanya sebuah kesempatan dari Gourcuff, saat didatangkan dengan biaya sebesar 22 juta euro dari rival terdekat mereka di kompetisi domestik, Bordeaux, pada kurun waktu empat tahun lalu.

Dengan kontrak yang tersisa 18 bulan lagi dari jangka waktu lima tahun, kubu Olympique Lyon ingin memangkas pengeluaran klub, dan Gourcuff justru mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak selama dua tahun ke depan, dan pendapatan yang berkurang, sesaat sebelum Natal lalu.

Ia menolak tawaran tersebut, namun penampilannya semakin berkembang sejak awal musim ini, setelah menunjukkan kemampuan terbaiknya pada pekan lalu saat mengalahkan Sochaux, dan sekaligus meyakinkan Aulas bahwa masa depannya dipertahankan di Stade Gerland.

“Saya harus mencoba mengingatkan kepada anda, bahwa saya selalu memberikan dukungan kepadanya dan karena itu saya sangat senang bahwa ia mampu menunjukkan sebuah kualitas yang sangat baik,” ungkapnya.

“Memang benar kami telah menerima sejumlah tawaran dan beberapa pihak menghubungi saya dari klub luar negeri. Namun kami harus memikirkan persaingan di paruh kedua musim ini. Karena itu, kami telah mencoba untuk melakukan evaluasi terhadap empat atau lima pemain kami mengenai permasalahan ini, dan idealnya adalah mempertahankan mereka, karena saya mencoba mengingatkan anda, kalau kompetisi masih belum berakhir.”

Salah satu kasus Gourcuff tentu saja seperti mengulangi kegagalan dari Maxime Gonalons, yang pada pekan lalu Aulas mencoba untuk menepis proposal senilai 17 juta euro dari klub Italia Napoli.

“Sangat sulit bagi kami untuk menentukan sebuah keputusan seperti yang ditawarkan kepada pemain kami, yang telah menyatu baik dengan tim ini,” tandasnya.

“Dengan kasus seperti ini, maka anda harus memikirkan sebuah rasa ketertarikan dari klub, namun juga kebutuhan dari pemain, yang pada musim panas mendatang, menjadi sasaran bagi pesepakbola dunia untuk tampil di Brasil di musim kompetisi.

“Inilah yang akan coba kami perjelas situasi mengenai dirinya dan, setelah kesepakatan dengan Max, kami mencoba mencari solusi terbaik. Setelah itu, kami akan menjelaskan kepada pihak dewan klub, karena nilai tersebut sungguh luar biasa.”